Pembatalan PPKM Level 3 Bikin Pelaku Bisnis Pariwisata di Lembang Tersenyum

"Menariknya lagi memang trennya sekarang begeser ke sebelum tahun baru. Kemudian weekday juga sekarang okupansi ada terus alhamdulillah," ujar GM TWGC Lembang.

Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 08 Desember 2021 | 15:15 WIB
Pembatalan PPKM Level 3 Bikin Pelaku Bisnis Pariwisata di Lembang Tersenyum
ILUSTRASI - Pengunjung Tengah Menikmati Wahana Penangkaran Rusa di TWGC, Lembang, Bandung Barat. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

SuaraJabar.id - Dibatalkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3 menjadi angin segar bagi para pelaku bisnis pariwisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Mereka meyakini okupansi penginapan akan mengalami peningkatan, bahkan diprediksi penuh sesuai pembatasan kapasitas saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Dengan kebijakan baru ada sedikit PD (percaya diri) bakal full sesuai kapasitas aturan yang ditetapkan 50 persen," kata General Manager Terminal Wisata Grafika Cikole (TWGC) Lembang, Sapto Wahyudi saat dihubungi Suara.com pada Rabu (8/12/2021).

Sebelumnya, pemerintah pusat resmi mengumumkan bahwa bahwa PPKM) Level 3 di seluruh Indonesia batal diterapkan saat Natal dan Tahun Baru. Meski begitu, pengetanan akan tetap diberlakukan termasuk di objek wisata.

Baca Juga:Balikpapan Masuk PPKM Level 1, Pelaksanaan Nataru juga Diperketat?

Sapto mengakui, sejak adanya informasi pembatalan PPKM Level 3 itu mulai banyak pelancong yang melakukan reservasi untuk menginap di TWGC saat akhir tahun nanti. Meskipun baru sekedar bertanya.

"Pergerakan kemarin ada, artinya tamu udah banyak yang reservasi, cuma belum pada DP (down payment)," kata Sapto.

Meski begitu, tegas Sapto, pihaknya tetap akan konsisten dalam menerapkan aturan. Termasuk aturan carrying capacity 50 persen dari total 100 kamar yang ada di objek wisata yang terletak di Jalan Tangkuban Parahu, Cikole, Lembang itu.

"Yang paling penting kapasitas tetap dibatasi. Protokol kesehatan, kita juga pakai aplikasi PeduliLindungi," imbuh Sapto.

Sapto melanjutkan, okupansi di TWGC yang mengusung konsep glamour camping atau glamping ditengah pepohonan pinus itu memang mengalami peningkatan.

Baca Juga:Meski PPKM Level 3 Batal, Warga Jabar Diminta Berdiam Diri di Rumah saat Malam Tahun Baru

"Menariknya lagi memang trennya sekarang begeser ke sebelum tahun baru. Kemudian weekday juga sekarang okupansi ada terus alhamdulillah," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak