facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kios Maw di Bali Kembali Bergeliat karena Suntikan Modal dari BRI

Fabiola Febrinastri Minggu, 16 Januari 2022 | 14:00 WIB

Kios Maw di Bali Kembali Bergeliat karena Suntikan Modal dari BRI
BRI Liga 1. (Dok: Bank BRI)

Kredit yang diterima itu menjadi amunisi bagi Kios Maw.

SuaraJabar.id - Gelaran BRI Liga 1 seri ke-4 di Bali membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Antusiasme pecinta sepak bola rupanya membuat geliat UMKM semakin meningkat, terlebih di Bali sebagai tuan rumah ajang sepak bola paling bergengsi di Indonesia tersebut.

Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto menyampaikan, kultur sepak bola yang kuat di Indonesia membuat gelaran BRI Liga 1 disambut dengan positif oleh masyarakat. Keterkaitan yang beragam dari ajang sepak bola, kata Catur, sekaligus menstimulasi berbagai pelaku ekonomi terkait mulai bangkit.

“Masyarakat Indonesia sudah kita kenal memiliki kecintaan yang besar terhadap sepak bola. Maka dari itu, BRI senantiasa hadir mendukung perhelatan sepak bola karena kami melihat banyak sekali dampak positif yang timbul. Tidak hanya bagi pelaku industri sepak bola, namun juga UMKM,” jelas Catur.

Catur menambahkan, BRI berkomitmen terus memperkuat bisnis pada sektor UMKM, sebagaimana tercermin dari portofolio kredit UMKM BRI yang sudah melampaui 80% dari total kredit. Dukungan terhadap sektor UMKM juga ditopang oleh komitmen BRI yang berusaha meningkatkan peran di segmen ultra mikro.

Baca Juga: Persija Daftarkan 35 Pemain Arungi Putaran 2 BRI Liga 1, Banyak yang Dicoret

Geliat ekonomi di Bali yang mulai mengalami perbaikan berkat adanya BRI liga 1 dapat ditemui, salah satunya di Bali, United Cafe di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Usai sempat tutup selama 1,5 tahun akibat pandemi, cafe ini memutuskan kembali beroperasi seiring antusiasme masyarakat terhadap BRI liga 1 yang terus menanjak.

Supervisor Bali United Cafe, Daniel Rinekso mengungkapkan, dampak positif pertama yang datang berkat antusiasme BRI Liga 1 adalah kembalinya mata pencaharian 15 pekerjanya. Ia menyebut, 15 pekerja yang sebelumnya dirumahkan kini bisa bekerja kembali.

"Kami sangat senang, Liga 1 yang disponsori oleh BRI ini akan turut membantu bangkitnya sektor pariwisata Bali, karena terisinya hotel-hotel dengan kehadiran tim BRI Liga 1. Kami pun jadi bisa membuka kembali Bali United Cafe, dan mempekerjakan karyawan yang sudah lama dirumahkan,” ujar Daniel.

Langkah Bali United Cafe membuka kembali operasional pun berbuah manis. Kini terdapat lonjakan kunjungan hingga 75% sejak cafe tersebut kembali buka. Kinerja cafe pun kembali terdongkrak dengan membukukan omzet harian sebesar Rp8 juta pada weekdays dan Rp10 juta pada weekend.

Tak hanya pengunjung muda, keluarga, atau komunitas, tak jarang, pemain-pemain di BRI Liga 1 usai berlatih pun kerap menyambangi kafe ini. Daniel berharap, situasi pandemi bisa terus terjaga dan masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan sehingga tidak kembali terjadi adanya pembatasan mobilitas.

Baca Juga: Fellowship Journalism Langkah Nyata BRI Dukung Insan Media Terus Berkarya

“Traffic harian di Bali United Cafe terbilang baik. Meski tentunya peak jika ada pertandingan di Stadion I Wayan Dipta. Namun kami senang, dapat kembali membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar dan melayani pengunjung yang sudah rindu dengan suasana di stadion dan menu-menu kami,” lanjut Daniel.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait