- Aplikasi Nyari Gawe milik Pemprov Jabar menarik 518.213 pelamar dalam kurun waktu enam bulan sejak Oktober 2025.
- Sebanyak 71 perusahaan telah bermitra, dengan 493 pelamar berhasil mendapatkan pekerjaan melalui platform pencarian kerja digital tersebut.
- Pelamar kerja didominasi oleh masyarakat dari wilayah industri seperti Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, dan Kota Bandung.
SuaraJabar.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) kembali mencetak prestasi gemilang dalam upaya memfasilitasi kebutuhan pasar kerja di era digital.
Aplikasi pencarian kerja "Nyari Gawe", yang menjadi inovasi Pemprov Jabar, berhasil mencatat total pelamar kerja menembus angka fantastis 518.213 orang dalam kurun waktu hanya enam bulan sejak diluncurkan pada Oktober 2025 hingga April 2026.
Angka ini membuktikan efektivitas platform digital dalam menjembatani para pencari kerja dengan peluang karir yang ada.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka mengungkapkan dari total pelamar tersebut sebanyak 374.567 pencari kerja telah terdaftar secara resmi sebagai pengguna aktif.
Baca Juga:Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang
Fenomena ini, kata dia, menunjukkan tingginya ketergantungan masyarakat pada platform digital yang dikelola pemerintah dalam mengakses peluang ekonomi.
"Ada 337 judul lowongan kerja yang bisa dilamar, mulai chef, telemarketing, staf akunting, hingga dokter umum," ujar Kim Agung.
Hingga saat ini, sebanyak 71 perusahaan telah bermitra dan membuka lowongan melalui aplikasi tersebut. Efektivitas platform ini mulai membuahkan hasil nyata di lapangan yang tercatat 1.198 pelamar sedang dalam tahap peninjauan, 2.016 pelamar masuk ke tahap wawancara, dan 493 orang dinyatakan telah diterima bekerja.
Data Disnakertrans Jabar menunjukkan sebaran pencari kerja didominasi oleh wilayah industri, seperti Kabupaten Karawang, Kabupaten Subang, dan Kota Bandung, meski minat dari luar Jawa Barat pun terus mengalir.
Untuk menjaga kepercayaan publik, Pemprov Jabar secara intensif melakukan pendampingan teknis bagi pengguna.
Baca Juga:Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
Sebanyak 51 aduan terkait kendala operasional, mulai dari masalah log in, input data, lupa akun, hingga verifikasi OTP, dilaporkan telah tertangani seluruhnya.
"Masyarakat dapat memilih beberapa bidang pekerjaan yang disediakan. Kami terus membantu masyarakat agar proses melamar kerja melalui aplikasi Nyari Gawe berjalan lancar," tutur Kim Agung. [Antara].