- Bupati Bogor Rudy Susmanto mengunjungi UPT Balai Kesejahteraan Sosial pada Kamis sore tanggal 27 Agustus 2026.
- Rudy Susmanto menyapa warga binaan secara langsung serta menyuapi makanan kepada salah satu warga yang sedang menjalani pemulihan.
- Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kemanusiaan, kebersihan asrama, dan ketersediaan logistik di wilayah Kabupaten Bogor berjalan optimal.
SuaraJabar.id - Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyempatkan diri untuk hadir secara personal di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Pada Kamis sore (27/8/2026), Rudy mengunjungi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Kesejahteraan Sosial, Kabupaten Bogor, guna memastikan pelayanan kemanusiaan di wilayahnya berjalan optimal.
Kunjungan ini bukan sekadar inspeksi mendadak formal, melainkan wujud nyata kepedulian seorang pimpinan daerah terhadap warga yang berada dalam pendampingan sosial.
Setibanya di lokasi, Rudy Susmanto tidak langsung menuju ruang administrasi.
Baca Juga:Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
Ia memilih menyisir setiap sudut balai dan menghampiri para warga binaan yang sedang berada di sana.
Suasana seketika mencair saat Rudy berbincang santai dan menyapa warga dengan penuh keakraban.
Salah satu momen paling menyentuh terjadi ketika Bupati mendatangi warga yang sedang menjalani perawatan medis atau pemulihan.
Tanpa sekat, Rudy tampak duduk di samping mereka, memberikan motivasi, bahkan secara spontan menyuapi makanan kepada salah seorang warga.
Tindakan sederhana ini menjadi cermin dari kepemimpinan yang melayani dan dekat dengan rakyat.
Baca Juga:KPK Sita Dokumen Penting Usai Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
Ia memeriksa kelaikan fasilitas, kebersihan asrama, hingga ketersediaan logistik bagi warga binaan.
Menurut Rudy, UPT Balai Kesejahteraan Sosial memiliki peran vital sebagai jaring pengaman sosial bagi warga telantar maupun masyarakat rentan lainnya.
Bagi Rudy Susmanto, integritas seorang pemimpin diuji dari sejauh mana ia memahami kondisi riil masyarakat di tingkat terbawah.