- Sopir angkut online bernama Tegar tanpa sadar membantu mengangkut kardus berisi jasad Siti Maemunah di Bandung pada Selasa.
- Tegar mencium bau menyengat di perjalanan sehingga memaksa tersangka SDS menurunkan kardus tersebut di dekat lampu merah Pasirkoja.
- Polisi berhasil menangkap tersangka SDS di Banten dalam waktu kurang dari enam jam saat kabur menuju Palembang.
SuaraJabar.id - Siang itu, Selasa (1/9), Tegar hanya mengira ia sedang menjalankan tugas biasa sebagai sopir jasa angkut online. Sebuah pesanan masuk meminta bantuan untuk mengangkut kardus besar dari Jalan Terusan Suryani menuju kawasan Kopo, Bandung.
Di balik pesanan itu, ada SDS (31), pria yang kini ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Siti Maemunah (41). Tanpa menyadari isi di balik kardus cokelat yang tebal itu, Tegar bahkan secara sukarela mengulurkan tangan.
"Waktu naikin kan saya belum curiga. Jadi saya bantu kayak ngangkat dikit gitu buat naikin," kenang Tegar saat ditemui di Bandung, Rabu.
Ia tak pernah membayangkan, beban berat yang dibantunya angkat hari itu adalah jasad seorang wanita yang terbungkus rapi di dalam wadah karton.
Baca Juga:Catat! Ini Jadwal Lengkap Persib Bandung di AFC Champions League Two
Menurut Tegar, kecurigaannya mulai muncul setelah kendaraan melaju beberapa ratus meter karena mencium bau menyengat dari kardus yang dibawanya.
Ia kemudian menanyakan isi kardus kepada SDS. Tersangka menjawab kardus tersebut berisi besi dan baju.
Namun, jawaban tersebut tidak meyakinkan Tegar sehingga ia kembali menanyakan isi kardus dan meminta agar paket tersebut dibuka.
"Nah di situ saya semakin curiga, saya mulai takut juga, mulai panik juga. Pokoknya saya mau turunin dia," katanya.
Tegar kemudian menghentikan kendaraan sebelum lampu merah Pasirkoja, di sekitar pertigaan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Terusan Suryani, serta meminta SDS turun bersama kardus yang dibawanya.
Baca Juga:Misteri Mayat Perempuan Terbungkus Kardus di Bandung, Polisi Telusuri Titik Awal Kejadian
"Saya langsung turun, saya teriak-teriak ke dia: 'Suruh dia turunin, pokoknya turunin, turunin sama kamu, turunin sendiri, saya enggak mau ini'," katanya.
Setelah SDS menurunkan kardus, Tegar meminta bantuan warga di sekitar lokasi karena mencurigai kardus tersebut berisi jasad manusia.
"Dia pertamanya bilangnya mau ke Kopo. Ke Kopo yang banyak travel dia bilangnya. Caringin ke depan katanya di kolong flyover Kopo itu. Dia mintanya ke situ, cuma baru beberapa ratus meter sudah bau, saya sudah curiga," katanya.
Sebelumnya, jasad Siti Maemunah (41), warga Bandar Lampung, ditemukan terbungkus kardus di Jalan Terusan Suryani, Babakan Ciparay, Kota Bandung, Selasa (1/9).
Polisi kemudian menangkap SDS di wilayah Banten saat tersangka berada dalam perjalanan menggunakan bus menuju Palembang.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Suryadi mengatakan SDS diduga merupakan pelaku tunggal dalam kasus tersebut.