Ini Sosok T, Kakek 70 Tahun Cabuli 12 Anak Gadis Sukabumi

Pebriansyah Ariefana
Ini Sosok T, Kakek 70 Tahun Cabuli 12 Anak Gadis Sukabumi
Foto ilustrasi. Barang bukti kasus pencabulan terhadap anak di Jawa Timur. (Beritajatim).

Kakek cabul T merupakan warga asli Desa Sukamantri. Namun kerap berpindah tempat tinggal.

SuaraJabar.id - Korban T, kakek cabul 70 tahun di Sukabumi ternyata seorang pengangguran. Korban pencabulannya tembus 12 anak gadis Sukabumi yang rata-rata di bawah umur.

Kakek cabul T merupakan warga asli Desa Sukamantri. Namun kerap berpindah tempat tinggal.

Saat ini kakek cabul T mengontrak di Kampung Bojongloa RT 25/8 Desa Sukamantri seorang diri tanpa keluarga.

"Saya ketahui memang dia pengangguran berat. Kalau saya lihat kondisi keluarga dia tuh memadai, dari anak-anaknya," kata Ketua RW 10 Desa Sukamantri Abdullah (63 tahun) kepada sukabumiupdate.com di lokasi kejadian, Selasa (28/7/2020).

Dugaan tindak pidana pelecehan seksual anak di bawah umur ini terjadi di Desa Sukamantri Cisaat Kabupaten Sukabumi.

Abdullah mengatakan total korban pencabulan kakek cabul mencapai 12 orang.

"Total korban mendekati 12 orang, tapi sementara yang ada di Polsek atau Polres ini 7 orang. Yang 5 lagi itu mungkin perlu ada upaya pendekatan lagi dari pihak keluarganya untuk ditanyakan secara utuh betul atau tidaknya," kata Abdullah.

Saat ini kakek cabul belum diketahui keberadaannya alias kabur. Hal itu bermula saat kakek cabul pada Senin (27/7/2020) sore sedang menggoreng ikan lele di kontrakannya.

"Dia sedang menggoreng ikan lele, lalu ditinggalkan untuk berdiam diri atau istirahat di depan masjid. Minta uang ke salah satu warga untuk membeli bumbu. Sebelum ramai warga. Sore. Mendengar suasana ramai, dia sempat kembali ke rumah untuk mematikan kompor. Pas dikejar ke rumah, ternyata dia sudah mengambil langkah jalan belakang pergi, kabur," jelas Abdullah.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS