Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Banjir Sukabumi, Operasional Pabrik Air Mineral Dihentikan Sementara

Ari Syahril Ramadhan Selasa, 22 September 2020 | 08:29 WIB

Banjir Sukabumi, Operasional Pabrik Air Mineral Dihentikan Sementara
Suasana salah satu ruangan di PT Aqua Golden Mississipi di Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jabar yang terendam banjir pada Senin (21/9/2020). [ANTARA/Handout/aa]

Fokus pihaknya selanjutnya saat ini adalah membantu masyarakat yang berada di dekat fasilitas kami yang justru banyak mengalami kerugian akibat banjir bandang ini.

SuaraJabar.id - Operasi pabrik milik salah satu perusahaan air mineral PT Aqua Golden Mississippi yang terletak di Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, dihentikan sementara akibat meluapnya Sungai Citarik-Cipeuncit yang mengakibatkan banjir bandang.

"Kami telah melakukan penghentian sementara fasilitas produksi PT Aqua Golden Mississippi untuk memastikan keamanan dan keselamatan karyawan kami," kata Corporate Communications Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin dilansir Antara, Selasa (22/9/2020).

Ia menyatakan, salah satu lokasi produksi AQUA, PT. Aqua Golden Mississippi yang berada di Kecamatan Cicurug, ikut terkena dampak dari banjir bandang tersebut.

Perusahaan, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dalam menangani masalah ini dan tetap menerapkan protokol keselamatan dan keamanan dengan mengikuti standar yang berlaku.

Selain itu, ujar dia, saat ini seluruh karyawan dipastikan dalam kondisi aman.

Sementara itu perusahaan segera melakukan berbagai langkah pengamanan untuk terus memastikan kualitas terbaik bagi konsumen dan pasokan produk dapat terus terpenuhi dengan kualitas yang tetap terjaga.

"Kami pun memastikan bahwa kondisi ini tidak berimplikasi pada kualitas serta layanan produk Aqua dan pasokan untuk para konsumen tetap terpenuhi melalui fasilitas pabrik kami yang lain," katanya.

Arif mengemukakan, fokus pihaknya selanjutnya saat ini adalah membantu masyarakat yang berada di dekat fasilitas kami yang justru banyak mengalami kerugian akibat banjir bandang ini.

Terjadinya banjir bandang luapan air sungai Citarik-Cipeuncit dengan ketinggian air sekitar 5 - 6 meter telah mengakibatkan sekitar 12 rumah terbawa hanyut, 85 unit rumah terendam, dan beberapa kendaraan terbawa hanyut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait