alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Alasan Kemanusiaan, Ronaldo Tolak Tawaran Jadi Duta Pariwisata Arab Saudi

Farah Nabilla | Arif Budi Senin, 25 Januari 2021 | 07:07 WIB

Alasan Kemanusiaan, Ronaldo Tolak Tawaran Jadi Duta Pariwisata Arab Saudi
Megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi usai menjebol gawang Cagliari dalam laga Liga Italia 2020/2021 di Juventus Stadium, Turin, Minggu (22/11/2020) dini hari WIB. [MIGUEL MEDINA / AFP]

Penolakan Ronaldo ini ada kaitannya dengan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Sebab, Arab Saudi sedang disorot karena kasus HAM yang juga menyeret Putra Mahkota.

SuaraJabar.id - Cristiano Ronaldo menolak jadi duta pariwisata Arab Saudi. Meski dibayar mahal, bintang Juventus itu tetap ogah menerima tawaran tersebut diduga karena alasan kemanusiaan.

Beredar kabar bahwa pesepak bola asal Portugal itu enggan menjadi duta pariwisata Arab Saudi meski dibayar Rp 101 miliar lantaran adanya dugaan pelanggaran HAM yang melibatkan Arab Saudi.

Seperti diketahui, Ronaldo adalah pemain sepak bola yang kerap terjun dalam sejumlah aksi kemanusiaan.

Disadur dari laporan The Sun pada Minggu (24/1/2021),  Cristiano Ronaldo mendapatkan tawaran untuk jadi duta pariwisata di Arab Saudi. Kesepakatan itu mengharuskan Ronaldo untuk tampil dalam sebuah iklan komersil dan berkunjung ke Arab Saudi.

Baca Juga: Operasi ACL, Penyerang Timnas U-19 Jack Brown Wajib Istirahat Enam Bulan

Nah, jika Ronaldo menerima tawaran itu, Arab Saudi akan memberikan bayaran selangit. Ronaldo akan diberi uang sebesar 5,3 juta poundsterling (sekitar Rp 101 miliar).

Mendapatkan tawaran tersebut, Ronaldo ternyata tidak tergoda. Kapten Timnas Portugal tersebut menolak mentah-mentah tawaran dari Arab Saudi untuk menjadi wajah pariwisata mereka.

Usut punya usut, penolakan Ronaldo ini ada kaitannya dengan pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Sebab, Arab Saudi sedang disorot karena kasus HAM yang juga menyeret Putra Mahkota, Mohammed bin Salman.

Salah satu kasus paling menjadi sorotan adalah pembunuhan seorang jurnalis yang bernama Jamal Khashoggi. Jamal Khashoggi terakhir kali terlihat memasuki Konsulat Arab Saudi di Turki pada 2 Oktober 2018.

Sejak saat itu, Jamal Khashoggi tidak pernah lagi terlihat sehingga diyakini telah dimutilasi dan dibuang. Bahkan sampai saat ini jasad Jamal Khasoggi belum ditemukan.

Baca Juga: Asnawi Gabung Ansan Greeners, Ini Harapan Pelatih Fisik Timnas Indonesia

Atas insiden tersebut, Arab Saudi berupaya untuk memperbaiki citra mereka di mata internasional. Maka dari itu, mereka ingin menggaet Cristiano Ronaldo untuk jadi wajah pariwisata.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait