Ramalan BMKG Bikin Merinding: Curah Hujan Tinggi Ancam Cianjur

Bencana Hidrometeorologi yang diwaspadai meliputi banjir, tanah longsor, pergeseran tanah, dan puting beliung.

Andi Ahmad S
Kamis, 16 Oktober 2025 | 19:40 WIB
Ramalan BMKG Bikin Merinding: Curah Hujan Tinggi Ancam Cianjur
Ilustrasi bencana banjir di Cianjur (Pexels)
Baca 10 detik
  • Pemerintah Cianjur menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem dan prediksi curah hujan BMKG. 

  • Cuaca ekstrem memicu longsor di Cibinong dan puting beliung di empat kecamatan, menyebabkan puluhan rumah rusak. 

  • BPBD Cianjur meningkatkan kesiapsiagaan darurat, menyiagakan petugas, dan mengimbau warga segera mengungsi saat hujan deras. 

SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, telah mengambil langkah proaktif dengan menetapkan status siaga bencana Hidrometeorologi.

Keputusan ini diambil menyusul serangkaian bencana yang melanda beberapa kecamatan dalam beberapa hari terakhir akibat cuaca ekstrem, serta adanya informasi dari BMKG yang memprediksi curah hujan tinggi akan berlanjut sepanjang Oktober.

Bencana Hidrometeorologi yang diwaspadai meliputi banjir, tanah longsor, pergeseran tanah, dan puting beliung.

Penetapan status ini sejalan dengan langkah yang telah diambil oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang juga mengeluarkan status siaga bencana di seluruh kabupaten/kota di wilayahnya.

Baca Juga:Jalur Utama Cianjur Selatan Terputus Total! Longsor Dahsyat di Cibinong Lumpuhkan Akses Warga

Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, menjelaskan bahwa penetapan status siaga bencana didasarkan pada dua faktor utama kondisi lapangan dan prediksi cuaca.

"Status siaga bencana ditetapkan karena cuaca ekstrem yang melanda sejumlah kecamatan di Cianjur sejak beberapa hari terakhir, sehingga memicu terjadinya bencana alam yang menyebabkan akses jalan terputus dan banyaknya rumah yang rusak," katanya.

BPBD mencatat, dalam beberapa hari terakhir, cuaca ekstrem telah memicu longsor di Kecamatan Cibinong. Sementara itu, angin puting beliung juga melanda empat kecamatan, yaitu Cilaku, Cibeber, Warungkondang, dan Sukanagara.

"Tidak ada korban jiwa saat terjadi bencana alam longsor dan puting beliung, namun tercatat puluhan kepala keluarga sempat mengungsi, karena rumah mereka rusak berat dan sedang," ungkap Asep Sudrajat.

Menyikapi Status Siaga Jawa Barat dan prediksi cuaca ke depan, BPBD Kabupaten Cianjur meningkatkan kesiapsiagaan di seluruh jajaran. Seluruh petugas dan relawan kini disiagakan untuk melakukan pemantauan intensif di wilayahnya masing-masing.

Baca Juga:Ancaman Nyata dari Utara ke Selatan: Tanda Alam Muncul, Warga Cianjur Diminta Segera Lakukan Ini

Peningkatan kewaspadaan ini juga disertai dengan imbauan keras kepada masyarakat.

"Semua disiagakan untuk melakukan pemantauan hingga penanganan darurat, termasuk mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana seperti hujan turun deras dengan intensitas lama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini