Waspada Jebakan Swasembada Beras: HKTI Jabar Desak Pemerintah Prabowo Lakukan Lima Langkah Strategis

Pakar pertanian ingatkan "jebakan swasembada beras" Prabowo. Perlu 5 langkah strategis: investasi teknologi, diversifikasi, ketahanan iklim, harga petani, & infrastruktur.

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:05 WIB
Waspada Jebakan Swasembada Beras: HKTI Jabar Desak Pemerintah Prabowo Lakukan Lima Langkah Strategis
Ilustrasi swasembada beras. [Ist]
Baca 10 detik
  • Pakar HKTI Jabar, Entang Sastraatmadja, memperingatkan adanya "jebakan swasembada beras" yang mengancam kemandirian pangan Indonesia.
  • Jebakan ini muncul karena rasa aman berlebihan, melemahnya insentif produktivitas, dan kurangnya inovasi pasca pengumuman swasembada.
  • HKTI mendesak pemerintah merancang lima langkah strategis terpadu, termasuk investasi teknologi, diversifikasi, dan mitigasi perubahan iklim.

Harga minimum yang wajar, penetapan harga pembelian pemerintah yang kompetitif, subsidi input pertanian yang tepat sasaran, dan asuransi pertanian adalah instrumen penting untuk menjaga motivasi dan kesejahteraan petani, yang merupakan tulang punggung produksi.

5. Pembangunan Infrastruktur Penyimpanan dan Distribusi Memadai: 

Kerugian pascapanen yang signifikan dapat ditekan dengan gudang modern berpengaturan suhu, jaringan transportasi lancar, dan sistem logistik efisien. Infrastruktur yang baik tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat daya saing produk dalam negeri.

Entang menegaskan bahwa kelima langkah ini menjadi agenda krusial agar swasembada beras tidak berhenti sebagai pencapaian simbolik. Swasembada harus dimaknai sebagai proses berkelanjutan yang menuntut konsistensi kebijakan dan komitmen bersama, terutama jika tujuan yang lebih besar adalah swasembada pangan secara menyeluruh.

Baca Juga:Pemkab dan Polres Tasikmalaya Manfaatkan Lahan Kering untuk Tanaman Jagung

"Anggapan bahwa swasembada beras adalah pekerjaan yang telah selesai merupakan pandangan yang kurang tepat. Keberhasilan yang diraih tidak boleh melahirkan euforia berlebihan atau sikap jumawa," pungkas Entang.

Ia berharap pemerintahan Presiden Prabowo mampu menghadirkan paradigma baru yang menempatkan swasembada sebagai proses dinamis, bukan sekadar pencapaian angka, demi fondasi kokoh kemandirian pangan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak