- Andrie Yunus, alumni SMAN 1 Cicurug 2016 dan mantan Ketua OSIS, disiram air keras di Jakarta pada Rabu, 18 Maret 2026.
- Pihak sekolah terkejut atas insiden menimpa Andrie yang dikenal kritis namun sangat santun serta memiliki logika tajam.
- Puspom TNI menahan empat prajurit terkait dugaan keterlibatan dalam penganiayaan terhadap aktivis KontraS tersebut.
4 Prajurit TNI Ditahan
Sementara itu di Jakarta, tabir gelap pelaku penyiraman ini mulai tersingkap. Kasus ini memasuki babak baru yang mengejutkan publik.
Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI secara resmi telah menahan empat prajurit yang diduga kuat terlibat dalam aksi keji tersebut.
Komandan Puspom TNI, Mayor Jenderal TNI Yusri Nuryanto, dalam jumpa pers di Mabes TNI menyampaikan bahwa keempat tersangka kini mendekam di tahanan Pomdam Jaya sejak Rabu pagi.
Baca Juga:Jalur Merah Pasir Angin: Celurit Tertinggal Saat Begal Rampas Motor Pemudik Jakarta di Sukabumi
"Kami telah menerima orang yang diduga tersangka melakukan penganiayaan terhadap saudara Andrie Yunus," ujar Mayjen Yusri. Penahanan ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk membongkar motif sebenarnya di balik teror terhadap sang aktivis.
Kini, SMAN 1 Cicurug hanya bisa berharap agar keadilan ditegakkan setuntas-tuntasnya. Bagi mereka, Andrie Yunus tetaplah sosok pemuda kritis yang santun, yang kini harus membayar mahal keberaniannya dengan luka yang membekas.
Artikel ini telah tayang di website sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Memiliki Kepribadian Kritis, Sosok Andrie Yunus Aktivis Kontras di Mata SMAN 1 Cicurug Sukabumi"