Sengkarut Sayang Heulang: Antara 'Getok Harga', Sumpah Serapah, dan Citra Buram Wisata Garut

Viral di media sosial, seorang wisatawan meluapkan kemarahan diduga menjadi korban pungli di Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut,

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:35 WIB
Sengkarut Sayang Heulang: Antara 'Getok Harga', Sumpah Serapah, dan Citra Buram Wisata Garut
pungli di Pantai Sayang Heulang. [harapanrakyat.com]
Baca 10 detik
  • Viral di media sosial, seorang wisatawan meluapkan kemarahan diduga menjadi korban pungli di Pantai Sayang Heulang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, saat libur Lebaran 2026
  • Modus pungli adalah getok harga tiket masuk
  • Wisatawan perempuan tersebut memprotes tarif masuk yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan resmi

SuaraJabar.id - Libur Lebaran 2026 yang seharusnya menjadi momen melepas penat di pesisir selatan Garut, berubah menjadi panggung drama yang memuakkan.

Pantai Sayang Heulang, yang dikenal dengan bentang karangnya yang eksotis, kini justru viral bukan karena keindahannya, melainkan karena aroma tak sedap praktik pungutan liar (pungli) dan perseteruan panas di media sosial.

Semuanya bermula dari unggahan video seorang wisatawan perempuan yang tak mampu lagi membendung amarahnya. Dengan nada tinggi dan rentetan sumpah serapah, ia meluapkan kekecewaannya. Pangkal persoalannya klasik namun kronis yakni "getok harga" tiket masuk.

"Bayar Rp45 ribu per motor! Padahal di tiket resminya cuma Rp15 ribu. Sudah mahal, pantainya kotor banyak sampah lagi!" keluh wisatawan tersebut dalam videonya yang kini tersebar luas.

Baca Juga:Asa di Balik Kartu Kuning: Gelombang Pencari Kerja Banjar Serbu MPP, Taiwan Jadi Destinasi Impian

Alih-alih mendapat permintaan maaf atau perbaikan layanan, kemarahan wisatawan ini justru dibalas dengan "serangan balik" yang tak kalah pedas oleh oknum warga lokal.

Dalam video balasan yang diunggah akun Ruang Rakyat Garut, seorang pria dengan nada menantang meminta wisatawan tersebut untuk tidak banyak protes jika ingin berwisata.

“Jangan piknik kalau keberatan tiket cuma 45 ribu per motor, ke WC saja bayar goceng (lima ribu). Lebih baik diam di rumah, tidur!” cetus pria tersebut dalam bahasa Sunda yang kental.

Sontak, komentar tersebut menyiram bensin ke dalam api. Netizen pun geram. "Mang, jangan sembunyi ya, ada yang bakal nyari Amang. Ditunggu, Amang sudah viral," tulis salah satu netizen di kolom komentar, memberikan peringatan terbuka bagi pria tersebut.

Gaduh di dunia maya akhirnya memaksa aparat turun ke lapangan. Satuan Reserse Kriminal Polres Garut bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Baca Juga:Maling Spesialis Hantui Petani Pamarican: Hanya Butuh Sejam, Tiga Mesin Traktor Raib Digasak

Benang merah mulai terungkap. Praktik nakal ini ternyata dilakukan secara sistematis di luar jangkauan loket resmi.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memanggil sejumlah saksi, termasuk petugas tiket, untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Kami masih dalami. Dari hasil pemeriksaan awal, modus ini dilakukan sekitar 50 meter di luar area loket resmi. Jadi, mereka mencegat wisatawan sebelum sampai ke gerbang utama,” jelas Joko, Sabtu (28/3/2026).

Fenomena pungli di pantai selatan Garut seolah menjadi "penyakit tahunan" yang selalu kambuh setiap musim libur panjang.

Meski berkali-kali ditertibkan, oknum-oknum "mafia kecil" ini selalu menemukan celah untuk memeras kantong pengunjung.

Dampaknya fatal. Citra pariwisata Garut yang tengah berjuang bangkit kini kembali tercoreng. Wisatawan bukan hanya merasa dirugikan secara materi, tapi juga merasa tidak aman dan tidak nyaman karena sikap konfrontatif oknum warga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak