Kemenko Pangan-Pemprov Jabar Eksekusi Penguatan Ketahanan Pangan

Penguatan Ketahanan Pangan merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan yang aman bergizi dan terjangkau.

Syaiful Rachman
Rabu, 25 Desember 2024 | 06:45 WIB
Kemenko Pangan-Pemprov Jabar Eksekusi Penguatan Ketahanan Pangan
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan keterangan usai rakor ketahanan pangan, di Gedung Pakuan Bandung, Jawa Barat, Selasa (24/12/2024). ANTARA/Ricky Prayoga

SuaraJabar.id - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) segera mengeksekusi berbagai langkah strategis dalam rangka penguatan ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harganya mulai tahun 2025.

Sebagai langkah awal, dilakukan rapat koordinasi antara Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama para pejabat penting seperti beberapa menteri, kepala daerah provinsi serta kabupaten/kota di Jabar dan dinas terkait, di Bandung, Selasa (24/12/2024).

"Total ada beberapa hal penting yang dibahas. Pertama soal irigasi, kami meminta seluruh kabupaten melaporkan wilayah pertanian yang belum memiliki irigasi. Jika anggaran daerah tidak mencukupi, pemerintah pusat siap membangun," kata Zulkifli Hasan, usai rapat koordinasi di Gedung Pakuan, Bandung.

Dengan adanya saluran irigasi ini, kata Zulkifli, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di daerah-daerah yang sebelumnya terkendala, terlebih jika musim tanam dilakukan pada periode kemarau yang membutuhkan suplai air cukup.

Baca Juga:Antisipasi Jalan Putus Akibat Bencana, Jabar Siagakan DRU di 19 Titik

Isu strategis kedua, ujar Zulkifli, adalah distribusi pupuk yang sistemnya kini telah disederhanakan, dari sebelumnya terkadang pupuk datang ketika telah waktunya panen.

"Kini, cukup dengan surat dari petani (gapoktan), pupuk bisa langsung diterima dari kios atau pengecer, tanpa rantai panjang seperti sebelumnya. Jadi kita minta dimonitor, jangan sampai ada di daerah mana pun tanam, tapi pupuknya tidak ada," ujar Zulkifli.

Hal strategis berikutnya, kata dia, pemerintah akan memaksimalkan serapan gabah dari petani untuk memastikan stok dalam negeri mencukupi.

"Harga gabah nantinya akan berada di kisaran Rp6.500 hingga Rp7.000 per kilogram. Keputusan final akan segera dilaporkan ke Presiden," ujarnya dilansir ANTARA.

Kemudian, Zulkifli meminta pemerintah daerah memastikan serapan hasil panen untuk menghindari kerugian petani, mengingat panen raya yang biasanya berlangsung pada bulan Maret-April, diperkirakan bergeser lebih awal karena perubahan iklim serta pasokan juga akan melimpah.

Baca Juga:Satgas Pangan Polda Jabar Turun ke Sejumlah Pasar Tradisional, Antisipasi Kelangkaan saat Natal

Zulkifli juga optimis produksi gabah akan mencapai 30 juta ton, dengan puncak panen raya di Maret diperkirakan mencapai 5,6 juta ton.

"Doakan agar target ini tercapai. Dengan semangat kerja bersama, insya Allah kita mampu," katanya lagi.

Isu strategis juga menyasar sektor perikanan dan garam, dengan pemerintah berencana membangun 20.000 hektare tambak ikan budi daya, terutama di wilayah Cirebon dan Indramayu, yang targetnya mulai tahun 2025 Indonesia tidak lagi mengimpor bahan pokok dari luar negeri.

"Di dalamnya termasuk garam, beras, jagung, dan gula," ujar Zulkifli.

Selain itu, dalam rapat koordinasi tersebut, revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum juga menjadi prioritas pemerintah, untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.

Rapat koordinasi itu, juga membahas mengenai usaha-usaha yang bisa dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok pangan dan stabilisasi harga jelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak