Lupa Matikan CCTV, Toni Ditangkap karena Bobol Brankas Resto Es Teler

Reza Gunadha
Lupa Matikan CCTV, Toni Ditangkap karena Bobol Brankas Resto Es Teler
Boks brangkas yang dicuri Toni tersangka pembobolan restoran di Depok. [Suara.com/Supriyadi]

Akhirnya, karena situasi di Cilodong sepi, keduanya berhenti dan menyasar Restoran Es Teler di GDC untuk melakukan aksinya.

Suara.com - Toni terpaksa harus merasakan dinginnya lantai sel tahanan pada bulan suci Ramadan, gara-gara membobol brankas dalam gerai Restoran Es Teler 77 di Jalan Boulevard Ruko Grand Depok City, Tirtajaya, Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Ia melakukan aksinya pada hari Selasa (7/5). Selang sehari, Rabu (8/5/2019), ia ditangkap dan langsung dijebloskan ke sel tahanan Polsek Sukmajaya.

"Pelaku ditangkap di kontrakannya, daerah Cipinang, Jakarta Timur,” kata Kepala Urusan Humas Polresta Depok Iptu Made kepada Suara.com.

Toni tak sendirian saat beraksi, ia ditemani oleh Sobari yang kekinian masih buron. Awalnya, kedua pelaku melakukan penyisiran di kawasan Cilodong dan Cibinong.

Akhirnya, karena situasi di Cilodong sepi, keduanya berhenti dan menyasar Restoran Es Teler di GDC untuk melakukan aksinya.

“Pelaku masuk ke dalam dengan merusak pintu roling. Setelah itu langsung masuk ke ruang kasir dan membuka laci meja kasir, tapi tak ada uang,” tuturnya.

Kemudian, kedua pelaku mengincar brankas yang berada di restoran tersebut. Keduanya lantas membuka brankas itu dan mendapatkan uang Rp 3,5 juta.

Namun, keduanya yang tergolong amatir lupa mematikan kamera pengawas. Mereka baru mencabut saklar kamera pengawas setelah terekam.

“Uang hasil curian itu dibagi dua. Toni dapat Rp 1,5 juta dan Sobari Rp 2 juta. Brankasnya dibuang ke kebun kosong,” tuturnya.

Kontributor : Supriyadi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS